Artikel ini merupakan terjemahan bebas dari file presentasi power point yang berjudul “Petro dollar Scam. The Fall of US Dollar” yang bisa diambil dari sini. Pertama-tama perlu diketahui bersama bahawa alasan utama amerika melakukan invasi militer terhadap irak bukanlah karena adanya isu senjata pemusnah massal, isu terorisme ataupun tentang minyak. Akan tetapi alasan utama dibalik semua itu adalah karena adanya perlindungan terhadap permainan keuangan mereka yang oleh penulis disebut dengan “petrodollar-scam”.

Pada tahun 1971 amerika mulai mencetak mata uang kertas dengan jumlah yang sangat banyak, jauh melebihi emas. Terobosan paling besar yang ada didalam permainan ini adalah dengan dilegalkannya dollar amerika sebagai mata uang resmi yang digunakan dalam transaksi minyak antar sesama anggota OPEC. Dari hal tersebut maka semua negara yang membutuhkan minyak untuk perekonomian negaranya haruslah pertama – tama mempunyai dana dalam satuan dollar untuk membelinya. Artinya mereka harus melakukan transaksi barang dan jasa untuk dollar amerika, yang tinggal dicetak oleh amerika. Di sisi lain amerika hanya tinggal mencetak mata uang dollar mereka untuk membawa pulang minyak secara gratis …., Hal yang sangat menguntungkan amerika disaat negara lain mengeluarkan dana yang jumlahnya besar untuk membeli minyak tersebut.

Petrodollar scam

Petrodollar scam

Akan tetapi setelah beberapa waktu maka permainan itu mulai terungkap. Saddam husein yang saat itu menjadi pemimpin irak, menerapkan kebijakan ekonomi dimana transaksi minyak di irak harus menggunakan satuan mata uang euro bukan dalam satuan dollar. Melihat keadaan tersebut maka langkah saddam husein harus dihentikan oleh amerika. Metode ampuh yang mereka tempuh adalah dengan cara membuat drama peledakan 2 menara kembar mereka sendiri, dengan dalih tersebut maka berbagai tuduhan pun dialamatkan ke irak yang akhirnya melegalkan langkah amerika untuk melakukan invasi militer ke negara tersebut. Setelah invasi berjalan maka hal yang pertama kali dilakukan oleh amerika di irak adalah merubah kembali tatanan keuangan negara tersebut dengan cara mengganti kembali dollar sebagai mata uang perdagangan minyaknya. Akan tetapi setelah irak, muncul hugo chavez dari venezuela yang juga menerapkan kebijakan serupa dengan saddam husein yaitu semua transaksi perdagangan minyak di venezuela menggunakan mata uang selain dollar. Melihat geliat tersebut maka langkah pun harus diambil, oleh karena itu ada beberapa usaha pembunuhan terhadap hugo chavez yang apabila dirunut balik maka sampainya kepada CIA.

Selain hugo chavez, adapula presiden iran yaitu mahmud ahmedinejad yang juga menerapkan kebijaksanaan yang serupa yaitu menjual minyak iran untuk semua mata uang kecuali dollar amerika. Akibatnya permainan amerika ini sedang menuju kepada akhirnya. Sejalan dengan banyaknya negara di dunia yang semakin sadar bahwasanya mereka dapat membeli minyak dengan menggunakan mata uang mereka sendiri dibandingkan dengan menggunakan dollar amerika, maka akan banyak negara OPEC yang meninggalkan pemakaian dollar amerika. Merupakan sebuah mimpi buruk bagi amerika ketika mereka harus membeli minyak mereka sendiri dengan menggunakan euro atau rubels. Itu merupakan akhir dari imperium amerika, dimana amerika tidak akan mampu untuk membiayai angkatan militer mereka dan kehancuran ekonomi mereka akan semakin nyata.

Kutipan di akhir presentasi tersebut mengatakan bahwa tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan oleh amerika selain memulai adanya perang dunia baru .., kita hanya tinggal menunggu waktu saja ….